Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Petualangan Dokter Cabul : Ibu dan Anak

Gambar
Ini kisah yang terjadi di desa Kolesabano, sebuah desa kecil yang agak terpencil. Akses jalanannya tidak seperti di Jakarta sudah aspal semuanya, di sana masih tanah liat dan batu. Orang-orangnya sederhana dan lugu. Kalau pagi mereka selalu saling menyapa dan murah senyum. Rasa gotong royong pun masih kental disini. Mereka bermatapencaharian sebagai petani. Disana ada sawah dan ladang. Kebun buah-buahan pun ada banyak disini. kalau mau makan tinggal petik. Disana tidak ada sekolah, orang tidak bisa mengenyam pendiidikan. Jadi kalau ada orang pintar disini, mereka puja seperti dewa. Dr. Prasetyo adalah seorang dokter umum yang dikirim kesana untuk melayani masyarakat disana. Apa yang dikatakan olehnya pasti didengarkan dan dituruti, misalnya saja seorang dokter. Jangan dokter, lulusan SD saja mereka posisikan di atas mereka. Suatu hari di ruang praktek Dr. Pras yang sederhana seorang ibu paruh baya sedang berkonsultasi dengannya mengenai kondisi buah hatinya, seorang anak gadis yang ber...

Di Sebuah Panti Pijat

Siang yang cukup terik saat aku pulang dari sekolah tempatku mengajar. Jarak antara sekolah dan rumahku memang tidak begitu jauh, tapi teriknya siang ini membuatku mengendarai motor matic ini cukup tersiksa. Untung saja jalanan tidak begitu macet sehingga aku bisa dengan cepat sampai rumah. Di rumah aku disambut oleh anak lelakiku yang digendong baby sitter. Anak semata wayangku yang bernama Gerald ini baru berumur setahun, hasil pernikahanku dengan mas Galih 2 tahun yang lalu. Namaku Nuri Herawati, saat ini berumur 26 tahun, terpaut 3 tahun dengan mas Galih. Sedangkan baby sitter yang menjaga anakku ini adalah Siti, kenalanku dari kampung yang bersedia ikut denganku. Sebagai lulusan SD dia sudah cukup berterima kasih ku beri pekerjaan di rumah ini. Selain menjaga Gerald Siti juga sekaligus merangkap pembantu yang mengerjakan semua pekerjaan rumah. Begitu melihat Gerald seolah rasa lelahku langsung hilang. Senyumnya menjadi seperti vitamin yang selalu manjur untuk mengembalikan semanga...

TRAGEDI TELAT CABUT (Real) Part 2

Hari ke 2.. Paginya saya ke kantor dengan perasaan gak karuan. Takut aja kalau ibu mertua saya cerita ke istri, gak kebayang kalau istri ngamuk dan minta cerai. Tapi galau saya jadi berkurang setelah baca comment para semproters di thread  Kisahku bersama Ibu Mertuaku yang Malang . Ditambah lagi saat lihat stok obat kuat di laci kantor yang tinggal sebiji, hmm harus dimanfaatkan nii obat, mubazir. Hehe.. Jam istirahat kantor saya memilih pulang ke rumah. Di rumah ada istri saya lagi nonton sinetron sama anak saya lagi nonton Youtube. Sedangkan si ibu mertua lagi cabutin uban bapak mertua saya di sofa ruang tengah. Hmmm sok mesra nih g tau istrinya udah saya pake kemarin, ujar saya dalam hati mencibir bapak mertua. Trus saya ke kamar dan kefikiran buat ngajak ibu mertua check in malam ini, karena jujur kemarin saya belum puas dan terburu-buru menikmati tubuh ibu mertua. Saya catat deh di kertas kecil "19. 30 di hotel X,pakai baju waktu Ibu hadiri kondangan minggu lalu kecuali ibu m...